Anemia

January 15th, 2011 by admin Leave a reply »

anemiaTerasa lemas, lesu, wajah pucat, sering mengantuk pada siang hari, gampang capek, sulit berkonsentrasi, nafas gampang ngos-ngosan? Jangan-jangan anda mengalami gangguan kurang darah atau anemia.

Gejala penyakit anemia terjadi apabila jumlah sel darah merah yang bernama eritrosit, lalu hemoglobin atau Hb, dan hematokrit (persentase volume sela darah merah dalam keseluruhan darah) berada di bawah normal. Ketika terjadi penurunan terutama Hb maka terjadi kekacauan dalam transportasi oksigen di dalam darah.

Hb ibarat alat transportasi dalam darah kita yang berfungsi mengangkut oksigen untuk di edarkan ke seluruh sel-sel tubuh untuk bisa menghasilkan energi dan mengangkut zat karbondioksida (CO2) yang menjadi hasil akhir pembentukan energi untuk dibawa ke paru-paru untuk kembali dilepas ke udara.

Apabila alat transportasi berkurang, maka suplai oksigen ke sel darah akan berkurang dan didalam darah terjadi penumpukan CO2. Untuk mengatasi kekurangan alat transportasi tersebut maka jantung dan paru-paru bekerja lebih keras agar sel-sel tubuh kebagian oksigen, maka terjadilah gejala-gejala anemia seperti yang tersebut di atas.

Anemia bukanlah suatu penyakit yang berdiri sendiri. Biasanya, ada penyakit atau kondisi yang menjadi penyebabnya. Penyebab anemia antara lain:

  1. Kekurangan zat gizi tertentu (misalnya zat besi, vitamin B12, asam folat)
  2. Kerusakan organ vital, seperti gagal ginjal.
  3. Perdarahan berat misalkan akibat menstruasi, tukak di organ tubuh, operasi ataupun kecelakaan.
  4. Kelainan genetik seperti pada anemia sel sabit dan thalasemia.
  5. Keracunan logam berat, macam timbal.
  6. Penyakit dan gangguan yang menyerang sumsum tulang belakang.

Perempuan lebih sering mengalami anemia karena setiap bulan mereka kehilangan darah melalui menstruasi. Penyebab tersering anemia adalah defisiensi (kekurangan zat besi).

Mengatasi ananemia

Beraneka macam menyebab anemia menyebabkan penanganannya juga bermacam-macam tergantung dari penyebabnya.

  1. Kalau kekurangan zat besi, penderita harus mengkonsumsi bahan makanan yang banyak mengandung zat besi seperti yang terdapat di sayuran hijau, hati, daging dan ikan.
  2. Bila perlu ditambah dengan suplemen zat besi. Jangan konsumsi suplemen zat besi secara berlebihan karena dapat mengakibatkan gangguan liver, jantung, artritis, bahkan impotensi.
  3. Transfusi darah diberikan pada penderita yang mengalami pendarahan hebat.
  4. Sedangkan anemia karena kekurangan asam folat maka perlu mengkonsumsi bahan makanan yang kaya zat asam folat seperti sayuran hijau segar, buah-buahan, hari sapi, sereal dan roti yang kaya dengan asam folat.

Artikel Lain Yang Perlu Anda Baca

Image and video hosting by TinyPic


Anda ingin berlangganan artikel gayahidupsehat.org secara GRATIS lewat email, silahkan masukkan email anda:

Delivered by FeedBurner

INGIN MEMPUBLIKASIKAN ULANG ARTIKEL INI DI SITUS ANDA?
*copy-paste kode di atas ke dalam form posting blog Anda

Trackbacks /
Pingbacks

  1. Sayuran Untuk Mengatasi Anemia | gayahidupsehat.org
  2. Berita Terbaru

Leave a Reply

``