February 21st, 2011 by admin
No comments »
Lemak Baik
Lemak tak jenuh seperti yang terdapat pada ikan dan minyak nabati seperti minyak zaitun, minyak kacang, minyak kanola. Menurut para ahli minyak-minyakan tersebut mengandung lemak baik yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Asalkan minyak nabati ini tidak dipakai untuk menggoreng tapi sebagai salad dressing atau untuk menumis yang tidak memerlukan panas yang tinggi. Walaupun lemak tak jenuh baik, tetap saja jangan dikonsumsi secara berlebihan karena kandungan kalorinya cukup tinggi.
Apel (malus sylvestris; malus domestica)
Buah berwarna merah, ada juga yang berwarna hijau ini pernah menjadi bahan penelitian R. Sable-Amplis dari Universitas Paul Sabatier, Toulouse, Perancis. Sable meminta sejumlah orang paruh baya yang sehat untuk makan dua buah apel setiap hari tanpa mengubah pola makan mereka. Sebulan kemudian, ketika kadar kolesterol mereka diperiksa kembali, 80% dari mereka kadar kolesterolnya turun sampai 30%.
Diperkirakan, kemampuan apel dalam membantu menurunkan kolesterol berkat kandungan pektin (serat larut) yang bersinergi dengan vitamin C yang juga terkandung dalam apel. » Read more: Bahan Makanan Yang Baik Untuk Jantung
February 14th, 2011 by admin
1 comment »
Sudah tidak bisa disangsikan lagi bahwa sayuran membawa manfaat yang sangat besar bagi kesehatan kita. Sudah banyak saran dari berbagai orang, untuk bisa hidup sehat perbanyaklah mengkonsumsi sayuran.
Yang paling banyak manfaatnya adalah mengkonsumsi sayuran segar yang belum dimasak, karena kandungan zat-zat dalam sayuran belum berkurang akibat proses pemasakan. Akan tetapi mengkonsumsi sayuran mentah tentu saja banyak hal yang perlu dipertimbangkan, terutama masalah kebersihan kemudian kandungan pestisida dan pupuk kimia yang menempel pada sayuran mentah tersebut membuat banyak orang berpikir untuk mengkonsumsi sayuran mentah. » Read more: Cara Mencuci Sayuran Yang Benar
February 7th, 2011 by admin
4 comments »
Jumlah penduduk Indonesia harus diakui terbilang tinggi. Presiden SBY sudah memberikan “lampu kuning” bahwa jumlah penduduk Indonesia hampir melampaui batas kewajaran. Diperkirakan setiap tahun jumlah penduduk Indonesia bertambah sekitar 3-4 juta jiwa (1,3% dari total jumlah penduduk). Apabila program KB tidak berhasil, maka pada tahun 2015 penduduk Indonesia akan berjumlah 264 juta jiwa.
Jumlah penduduk yang besar tentunya membawa masalah tersendiri bagi suatu negara. Salah satu upaya dalam pengendalian jumlah penduduk adalah dengan Program Keluarga Berencana (KB). Keberhasilan program KB dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah akseptor KB. Selama ini akseptor KB mayoritas didominasi oleh kaum perempuan yang mencapai 98,4% sedangkan akseptor pria hanya 1,6%.
Memang alat kontrasepsi yang diperuntukkan untuk pria sangat sedikit jumlahnya, hanya kondom dan vasektomi. Alternatif pilihan yang terbatas ini yang mungkin menyebabkan kaum pria rendah keikutsertaannya dalam program KB. » Read more: Pil KB Untuk Pria, Segera Beredar
February 3rd, 2011 by admin
No comments »
Seperti halnya besi tulang yang ada ditubuh kitapun mengalami pengeroposan atau biasa disebut osteoporosis dimana tulang mengalami pengeroposan akibat dari kekurangan mineral dan vitamin seperti kalsium dan vitamin D.
Penyebab Osteoporosis
Tulang manusia terus mengalami perubahan, saat pembuatan tulang baru terjadi pasti terdapat tulang tua yang diuraian. Proses ini disebut sebagai proses renovasi atau proses regenerasi tulang. Proses ini berlangsung secara alami pada tulang kita. Pada saat usia kita masih muda, tubuh kita akan membuat tulang baru lebih cepat dari pada proses perusakannya. Manusia mengalami puncak massa tulang pada usia 30 tahun. Tulang anda kemungkinan bisa mengalami osteoporosis tergantung pada berapa banyak massa tulang yang bisa anda dapatkan pada tahap regenerasi tersebut. » Read more: Osteoporosis